Bermanfaat Besar, Program Kartu Prakerja Bawa Dampak Positif untuk Masyarakat
Program Kartu Prakerja yang mulai dari awal pandemi melanda Indonesia memberi banyak manfaat bagi masyarakat Indonesia.
Program pengembangan kompetensi sejak 2020 lalu ditujukan untuk para pencari kerja itu diharapkan terus berlanjut.
Salah seorang fasilitator Program Kartu Prakerja, Haryanti, S.M berharap besar agar program dengan segudang manfaat itu bisa terus dijalankan oleh pemerintah.
“Berharap pemerintah terus melanjutkan program tersebut. Karena terbukti ampuh mengurangi angka pengangguran dalam beberapa tahun terakhir. Dan sangat 0bermanfaat untuk masyarakat,” kata Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Yanti Surakarta ini, Senin (5/2/2024).
Sebagai pihak yang dipercaya oleh pemerintah untuk memberikan pelatihan pada peserta Program Kartu Prakerja sejak 2022 lalu, LKP Yanti tercatat sudah meluluskan 24.000 peserta hingga saat ini. Melalui sejumlah program pelatihan keterampilan. Seperti program kecantikan, digital marketing, peternakan dan pertanian, manajemen keuangan, manajemen sumber daya manusia, serta akuntansi. Sebanyak 80 persen dari peserta kini mampu mewujudkan mimpinya menjadi pekerja profesional maupun sebagai seorang wirausahawan.
“Kami berdiri sejak 2018, tapi mulai bergabung dalam Program Kartu Prakerja ditahun 2022 lalu. Di sini kami dibantu para tutor yang terlatih dan memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun dalam bidangnya masing-masing. Pelatihannya dilakukan secara online 15 jam pelajaran,” kata Haryanti.
Untuk bisa mengakses Program Kartu Prakerja masyarakat bisa mengakses informasi pendaftaran yang sudah tersebar luas pada berbagai media sosial. Dan bisa melakukan pendaftaran di platform resmi pemerintah. Selanjutnya peserta dapat memilih pelatihan sesuai yang sudah dijadwalkan. Pada akhir pelatihan peserta akan mendapat sertifikat yang nantinya bisa jadi modal untuk mendaftar lowongan kerja.
“Untuk membantu sosialisasi program ini kami menggandeng stake holder lainnya. Juga sosialisasi ke kelurahan, balai-balai desa untuk menyebar luaskan program ini pada masyarakat. Saya harap program ini bisa terus berjalan,” kata Haryanti.
Kehadiran Program Kartu Prakerja sangat dirasakan oleh para penerima manfaatnya. Mereka mengakui bahwa keterampilan turut meningkat setelah mengikuti berbagai pelatihan yang diterima selama mengikuti program tersebut. Seperti salah satu anak didik LKP Yanti Surakarta Ani Setianingsih. Warga Jetis, Sukoharjo itu mengaku memiliki kemampuan yang lebih baik dalam pengelolaan keuangan setelah menjadi peserta Program Kartu Prakerja. Dan mendapatkan pelatihan di LKP Yanti Surakarta. Wanita yang membantu mengelola bengkel keluarga itu kini mampu menghitung pengeluaran dan pemasukan usaha dengan lebih teliti.
“Dulu menyusun cash flow dengan sederhana. Setelah mengikuti pelatihan laporan laba dan rugi bisa dihitung dengan lebih baik,” papar penerima manfaat yang mendapatkan modul pelatihan Manajemen Keuangan itu.
Hal serupa juga dirasakan salah seorang peserta Kartu Prakerja yang juga penerima manfaat Program Kartu Prakerja, Selviana.
“Sebelumnya saya hanya menjual sepatu secara offline. Setelah mengikuti program ini saya bisa mempromosikan produk yang saya jual melalui semua media sosial dan omzet saya bisa naik melalui promosi online ini,” ungkap Selviana.
